bisa gak bayangin gimana rasanya waktu kamu lagi kencan sama pacar barumu terus kamu ketemu MANTANMU yang kebetulan juga temen dari pacar barumu ??? satu kata. speechless.
semuanya bermula dari rencana gila ku sama robby. aku mau nebeng dia pulang ke surabaya naik vespa rosoknya. sampe di tengah perjalanan, dia pengen ajak aku liat sunset di ranu klakah. berhubung kita pecinta sesama, jadi aku iya in aja. suasana waktu itu cukup eksotis. melihat danau dengan latar belakang gunung lemongan dan matahari terbenam. maswol, teman robby, langsung aja nyemplung dan berenang ke ranu. robby pilih istirahat di sespan. hingga tiba tiba ada orang yang menyapanya, "RAS, KLARAS !"
aku langsung menoleh ke asal suara. orang dengan rambut ikal gondrong, berkostum pendaki gunung. sempat aku dengar dia berkata, "aku mari teko duwur. panggone mbah citro." dan saat dia menoleh,
TADAAAAAAAAAAAAA ! rupanya dia reza, seorang pecinta alam yang pernah sangat dekat denganku dan kusakiti hatinya. robby terlihat lebih diam dan menjawab pertanyaan reza sesingkat singkatnya. aku jadi bingung jaga perasaannya robby. lagian reza udah bawa cewek, jadi pasti dia udah lupain aku donk ? tapi si robby langsung menghindar. aku susul dia. dia bilang mau tidur di sespan. tak lama , reza dan pacarnya berpamitan pulang. barulah si robby angkat bicara.
"so sweet yaa, ketemu sang mantan di ranu klakah "
"lhoh, kok ngomong gitu ? ini kan juga tempat kenanganmu sama si nindy, mantanmu"
"iyaa, tapi yang ketemu mantan kan kamu"
"udahlah, masa lalu gak usah dibahas, bii."
"maaf yaa tadi kita gak sempat foto berdua. aku sugkan sama reza."
"tapi reza kan uda bawa cewek ?"
"yaa mesio gitu, tadi reza tanya sesuatu ke aku."
"tanya gimana ?"
"kok aku bisa bareng sama kamu."
"terus kamu jawab apa ?"
"yaa aku bilang kamu nebeng aku pulang ke surabaya."
"yaa gak papa kok biii. toh dia udah bahagia sama ceweknya"
petang turun berganti malam. kami lalu beristirahat di rumah kakakku di probolinggo. robby melanjutkan perjalanan ke surabaya berdua dengan maswol, sedangkan aku nginep di rumah mbak. gak jadi pulang. entah mungkin karena keadaan yang sama sama lelah, kami jadi agak sensi. apalagi setelah ia sampai di surabaya dan menelponku jam 2 malam.
"sapa aja mapala yang jadi korban kamu, nda ?"
"aku dulu sempat deket sama si ini, si itu, dan si-si lainnya. tapi gak ada yang lama. soalnya aku balik sama sinyo."
"apa aku juga bakal kamu jadikan korban ?"
"kok ngomongnya gitu sih ?"
"aku takut kamu tinggalin aku. aku takut kehilangan kamu. aku sayang sama kamu...."
DEGG ! aku yang saat itu separuh tidur langsung terjaga. kalimat itu, kalimat yang mati-matian aku jaga agar tidak terucap, akhirnya terucap juga olehnya. takut kehilangan. entah kenapa, setelah putus sama sinyo, aku gak pengen mengucapkan kalimat itu. aku gak pengen ada janji muluk tentang "gak mau kehilangan". bagiku, sebisa mungkin akan kupertahankan, tapi kalo emang udah waktunya hilang, yaa gimana lagi ? masa' mau dipaksa biar tetap ada ? bukankah sesuatu yang dipaksa itu gak baik ?
aku mau pensiun jadi penjahat. capek sudah berkali kali berganti hati. mauku yaa, dia jadi yang terakhir. tanpa harus mengucap kata "takut kehilangan", pasti akan ku jaga dan kupertahankan. sebisa mungkin. jika tuhan mengabulkan dan semesta mengamini. semoga.
tenang sayang, aku memang suka menciptakan kenangan. tapi dihatimu, aku kan berlabuh. amin.
Dunia Kelor
Rabu, 13 Maret 2013
Jumat, 08 Maret 2013
silahkan tertawa
pengen ketawa rasanya. jadi, silahkan tertawa bersama sama. hahaha.
hidup ini aneh yaa ? cinta juga sama anehnya kaya hidup. waktu kamu masih jelek, aku mau sama kamu. waktu kamu udah ganteng, mereka yang mau sama kamu. lucu ya cinta dipandang dari rupa. tanpa memandang apakah kamu suka dengan wajah berminyakmu yang dipulas dan rambut gondrongmu yang dicepak. jadi marilah kita tertawa. hahahaha.
ada lagi yang lucu. kali ini soal baju. waktu baju kamu rembes, aku mau sama kamu. waktu kamu udah rapi, mereka yang mau sama kamu. lucu yaa, cinta dipandang dari busana. tanpa memperhatikan apakah kamu nyaman berada dalam balutannya. jadi marilah kita tertawa. hahahaha.
masih ada yang lucu. waktu kamu sibuk persiapan wisuda, aku mau sama kamu. waktu kamu sudah lulus dan dapat kerja, mereka yang mau sama kamu. lucu yaa cinta dipandang dari uang dan ijazah. tanpa mau tau seberapa keras usahamu mendapatka semua itu. jadi marilah kita tertawa. hahaha.
tanpa kamu sadar, kamu mengajarkanku untuk selalu tertawa. sepahit apapun cerita hidupmu, tetaplah tertawa. yang penting orang lain bisa bahagia melihat kita tertawa, walaupun sebenarnya kita sengsara.
aku mencintaimu, tanpa peduli wajah berminyakmu, baju gembelmu, atau status sosialmu.
aku bahagia, walaupun kemana mana cuma naik vespa tua, tidur di pinggir jalan dan alam raya, makan nasi bungkusan, dan minum air keran.
aku berusaha setia mendampingimu. saat rambut keritingmu dipotong cepak. saat baju gembelmu diganti berkerah. saat sandal japitmu diganti sepatu pantovel. saat kalung tali zimbe mu nantinya diganti dasi. dan saat vespa tuamu nantinya diganti mobil mercy. amin.
karena aku mencintaimu apa adanya kamu. bukan karena maa lalumu ataupun masa depanmu. tapi karena kamu saat ini.
mungkin kita masih belum dewasa untuk mengenal cinta. orang bilang kita hanya kenal hura-hura. tapi, setidaknya kita masih bisa membedakan antara remaja dan dewasa. seorang cewek akan mencari pria. namun, seorang wanita akan merubah cowok menjadi pria. begitupun sebaliknya. jadi, ga usah dengarkan mereka yang bilang kita nggak dewasa. kita hanya belum dewasa. kita akan jadi dewasa, dengan cara kita sendiri. dan pendewasaan adalah proses yang gak akan pernah berakhir.
selamat menertawakan hidup, pria-ku, yang merubahku dari cewek menjadi seorang wanita dengan caramu yang aku tak tau.
dariku, wanita-mu, yang merubahmu dari cowok menjadi pria dengan caraku yang tak kan kuberitau padamu.
hidup ini aneh yaa ? cinta juga sama anehnya kaya hidup. waktu kamu masih jelek, aku mau sama kamu. waktu kamu udah ganteng, mereka yang mau sama kamu. lucu ya cinta dipandang dari rupa. tanpa memandang apakah kamu suka dengan wajah berminyakmu yang dipulas dan rambut gondrongmu yang dicepak. jadi marilah kita tertawa. hahahaha.
ada lagi yang lucu. kali ini soal baju. waktu baju kamu rembes, aku mau sama kamu. waktu kamu udah rapi, mereka yang mau sama kamu. lucu yaa, cinta dipandang dari busana. tanpa memperhatikan apakah kamu nyaman berada dalam balutannya. jadi marilah kita tertawa. hahahaha.
masih ada yang lucu. waktu kamu sibuk persiapan wisuda, aku mau sama kamu. waktu kamu sudah lulus dan dapat kerja, mereka yang mau sama kamu. lucu yaa cinta dipandang dari uang dan ijazah. tanpa mau tau seberapa keras usahamu mendapatka semua itu. jadi marilah kita tertawa. hahaha.
tanpa kamu sadar, kamu mengajarkanku untuk selalu tertawa. sepahit apapun cerita hidupmu, tetaplah tertawa. yang penting orang lain bisa bahagia melihat kita tertawa, walaupun sebenarnya kita sengsara.
aku mencintaimu, tanpa peduli wajah berminyakmu, baju gembelmu, atau status sosialmu.
aku bahagia, walaupun kemana mana cuma naik vespa tua, tidur di pinggir jalan dan alam raya, makan nasi bungkusan, dan minum air keran.
aku berusaha setia mendampingimu. saat rambut keritingmu dipotong cepak. saat baju gembelmu diganti berkerah. saat sandal japitmu diganti sepatu pantovel. saat kalung tali zimbe mu nantinya diganti dasi. dan saat vespa tuamu nantinya diganti mobil mercy. amin.
karena aku mencintaimu apa adanya kamu. bukan karena maa lalumu ataupun masa depanmu. tapi karena kamu saat ini.
mungkin kita masih belum dewasa untuk mengenal cinta. orang bilang kita hanya kenal hura-hura. tapi, setidaknya kita masih bisa membedakan antara remaja dan dewasa. seorang cewek akan mencari pria. namun, seorang wanita akan merubah cowok menjadi pria. begitupun sebaliknya. jadi, ga usah dengarkan mereka yang bilang kita nggak dewasa. kita hanya belum dewasa. kita akan jadi dewasa, dengan cara kita sendiri. dan pendewasaan adalah proses yang gak akan pernah berakhir.
selamat menertawakan hidup, pria-ku, yang merubahku dari cewek menjadi seorang wanita dengan caramu yang aku tak tau.
dariku, wanita-mu, yang merubahmu dari cowok menjadi pria dengan caraku yang tak kan kuberitau padamu.
Sabtu, 26 Januari 2013
biar menjadi kenangan
seharian ini aku sibuk beres beres rumah. ngepak barang barang dan memasukkan ke kardus. yapp, ada yang naksir rumah wage, dan ini artinya aku harus menyingkirkan koleksi ku karena rumah wage mau ditempatin orang. agak sedih juga sih, tapi gak papa deh, selama ini demi kebaikan. rumah wage kan ga ada yang ngerawat, lumayan lah kalo ada yang mau ngontrak. dan begitu ngeliat seluruh tumpukan buku komik koleksiku pas jaman SD, aku jadi geleng geleng. mau aku taruh manaaa ? dibuang sayang, disimpen gak ada tempat. well, pada akhirnya mereka tertata rapi dalam lemari kaca. untunglah penyewa setuju ikut menjaga koleksi komikku. asal jangan dipinjem pinjemin ke orang lain aja deh.
selama proses bersih bersih, aku nemuin banyak buku buku lama. coretan coretan jaman aku SMA. well, aku merindukan masa labil ku. sampai saat ini pun aku juga masih labil sih. tapi yaaa kangen aja. foto foto jaman aku masih kurus dulu. temen temenku, cinta pertamaku, dan majalah majalah ababil itu. hahahha. terus aku jadi teringat seseorang........
namanya klaras. aku search di google, apa sih klaras itu. dan artinya adalah tanaman yang sudah kering. padahal klaras yang ku tau selalu segar dan tersenyum. bahkan dalam kondisi paling tidak baik sekalipun, dia tetap tersenyum. aku biasa memanggilnya bee. kependekan dari namanya, robby. dan bee yang kumaksut adalah lebah. karena dia memang menyukai vespa (lihat saja bentuk vespa yang seperti tubuh lebah). selain itu senyumnya juga semanis madu. hahahhaa, nggombal.
pernahkah anda mendengar kata SOULMATE ? belahan jiwa ? bagiku soulmate itu singkatan. SOUL but never MATE. sejiwa, tapi tak bisa bersama. banyak hal yang menjadi penghalangnya. yaa, katakanlah kami soulmate. aku menyayanginya dengan tulus. sungguh. aku lebih suka melihatnya bebas, tertawa lepas, dengan teman temannya atau bahkan dengan wanita lainnya. asal dia bahagia, aku rela. bukankah rasa sayang itu seperti pasir, semakin kamu menggenggamnya semakin pula ia lepas dari genggamanmu. dan rasa sayangku ini tak ingin menggenggam, apalagi membelenggu. katakan aku jalang karena menyayangi pacar orang, tapi aku tak pernah mengganggu. aku hanya angin yang membawa kesejukan ditengah tandusnya hubungan mereka. inginnya aku membawa lebah maduku terbang, tapi aku tau lebah madu harus kembali ke sarang.
rasa sayang ini aneh. aku tak ingin memilikinya. aku hanya menikmati saat saat bersamanya yang selalu indah. dia mengajarkanku untuk tetap tersenyum manis walaupun keadaan sangat pahit. dia bahkan tersenyum saat aku menemukan seseorang untuk terbang bersamaku.
"baguslah kalo kamu jalan sama dia," katanya padaku sambil menyetir vespa tuanya. "dia ganteng, anak gaul lagi. cocok kok sama kamu. gak kaya aku yang rembes, dekil kaya gini. semoga aja kamu bahagia sama dia, yaa. semoga dia gak bikin kamu sakit hati kaya aku..."
sebut aku serakah karena aku tak ingin kehilangan moment bersamanya. karena aku tak suka dia tersiksa karena belenggu kekasihnya. dan air mata ini tidak jadi menetes. senyumnya sudah mengeringkannya. mungkin ia memang pantas disebut KLARAS. karena ia mengeringkan air mataku. mengeringkan luka yang pernah menganga. walaupun kita tak bisa menjadi pasangan, tapi aku tau kami tetap sejiwa. satu vespa sejutacerita saudara.
selama proses bersih bersih, aku nemuin banyak buku buku lama. coretan coretan jaman aku SMA. well, aku merindukan masa labil ku. sampai saat ini pun aku juga masih labil sih. tapi yaaa kangen aja. foto foto jaman aku masih kurus dulu. temen temenku, cinta pertamaku, dan majalah majalah ababil itu. hahahha. terus aku jadi teringat seseorang........
namanya klaras. aku search di google, apa sih klaras itu. dan artinya adalah tanaman yang sudah kering. padahal klaras yang ku tau selalu segar dan tersenyum. bahkan dalam kondisi paling tidak baik sekalipun, dia tetap tersenyum. aku biasa memanggilnya bee. kependekan dari namanya, robby. dan bee yang kumaksut adalah lebah. karena dia memang menyukai vespa (lihat saja bentuk vespa yang seperti tubuh lebah). selain itu senyumnya juga semanis madu. hahahhaa, nggombal.
pernahkah anda mendengar kata SOULMATE ? belahan jiwa ? bagiku soulmate itu singkatan. SOUL but never MATE. sejiwa, tapi tak bisa bersama. banyak hal yang menjadi penghalangnya. yaa, katakanlah kami soulmate. aku menyayanginya dengan tulus. sungguh. aku lebih suka melihatnya bebas, tertawa lepas, dengan teman temannya atau bahkan dengan wanita lainnya. asal dia bahagia, aku rela. bukankah rasa sayang itu seperti pasir, semakin kamu menggenggamnya semakin pula ia lepas dari genggamanmu. dan rasa sayangku ini tak ingin menggenggam, apalagi membelenggu. katakan aku jalang karena menyayangi pacar orang, tapi aku tak pernah mengganggu. aku hanya angin yang membawa kesejukan ditengah tandusnya hubungan mereka. inginnya aku membawa lebah maduku terbang, tapi aku tau lebah madu harus kembali ke sarang.
rasa sayang ini aneh. aku tak ingin memilikinya. aku hanya menikmati saat saat bersamanya yang selalu indah. dia mengajarkanku untuk tetap tersenyum manis walaupun keadaan sangat pahit. dia bahkan tersenyum saat aku menemukan seseorang untuk terbang bersamaku.
"baguslah kalo kamu jalan sama dia," katanya padaku sambil menyetir vespa tuanya. "dia ganteng, anak gaul lagi. cocok kok sama kamu. gak kaya aku yang rembes, dekil kaya gini. semoga aja kamu bahagia sama dia, yaa. semoga dia gak bikin kamu sakit hati kaya aku..."
sebut aku serakah karena aku tak ingin kehilangan moment bersamanya. karena aku tak suka dia tersiksa karena belenggu kekasihnya. dan air mata ini tidak jadi menetes. senyumnya sudah mengeringkannya. mungkin ia memang pantas disebut KLARAS. karena ia mengeringkan air mataku. mengeringkan luka yang pernah menganga. walaupun kita tak bisa menjadi pasangan, tapi aku tau kami tetap sejiwa. satu vespa sejuta
"Aku dan Kamu Takkan Tau Mengapa Kita Tak Berpisah, Walau Kita takkan Pernah Satu"
-Masashi Ueda ft. Reza Artamevia-
Senin, 21 Januari 2013
....
well, i don't feel so good. i can't recognize my self. maybe silence will be a good thing. i miss the touch of nature. that's what i wrote on my facebook. i can't speak english fluently, but i will try. i'm not using any dictionary, so i'm sorry if i did something wrong about grammar. i hate grammar *sigh*
okay, why i can't recognize my self ? i don't know, i just feel confuse. i have so much plans. but i can't go for it. reality not as good as my dreams. i'm a dreamer, but i can't realize it :(
i have a 5 years plans. to make a reading house. like a library, but it's free. and not as big as it. just share my collections of books. and yes, i want to keep my old story books like cinderella, snow white, tin tin, winnetou the apache, 'lima sekawan', and many more. i want to share with the poor children who can't buy books for their self. but, i don't have money to buy more books. i know, money is not the important things, but we need it. i think, i can't realize it, there's only 3 years left, and i still do NOTHING :(
second, i want to go to JAMBI. be the volunteer for sokola rimba. teach some skills for the children who lived in there. BUT, my brother said that he must spent 1 year for become a volunteer. 1 year is too long for me. i have that plan, but just for 1 or 2 months. i need money to live there. my family too. i can't be a selfish person who think about me only. i have a sister, and she'll be my responsibility. and i need money for me, her, and them.
third, i have a business plans. i want to get some modification for my VW COMBI. i want to make a walking distro with it. maybe some 'rasta distro'. but, back to the first topic, i don't have money for the assets, investation, or anything you called it.
sooo, i'm feeling so confuse now. i'm a dreamer but i can't reach my dreams. i dont want to lose it because reality is really mean. sometimes i got that spirits, but sometimes i lost it all. gooooddd, give me strength !!!!
okay, why i can't recognize my self ? i don't know, i just feel confuse. i have so much plans. but i can't go for it. reality not as good as my dreams. i'm a dreamer, but i can't realize it :(
i have a 5 years plans. to make a reading house. like a library, but it's free. and not as big as it. just share my collections of books. and yes, i want to keep my old story books like cinderella, snow white, tin tin, winnetou the apache, 'lima sekawan', and many more. i want to share with the poor children who can't buy books for their self. but, i don't have money to buy more books. i know, money is not the important things, but we need it. i think, i can't realize it, there's only 3 years left, and i still do NOTHING :(
second, i want to go to JAMBI. be the volunteer for sokola rimba. teach some skills for the children who lived in there. BUT, my brother said that he must spent 1 year for become a volunteer. 1 year is too long for me. i have that plan, but just for 1 or 2 months. i need money to live there. my family too. i can't be a selfish person who think about me only. i have a sister, and she'll be my responsibility. and i need money for me, her, and them.
third, i have a business plans. i want to get some modification for my VW COMBI. i want to make a walking distro with it. maybe some 'rasta distro'. but, back to the first topic, i don't have money for the assets, investation, or anything you called it.
sooo, i'm feeling so confuse now. i'm a dreamer but i can't reach my dreams. i dont want to lose it because reality is really mean. sometimes i got that spirits, but sometimes i lost it all. gooooddd, give me strength !!!!
Jumat, 11 Januari 2013
dialog menjelang pagi
malam ini kembali dimulai dengan kata GALAU. saat penjaga gawang bertandang ke kosan baruku dengan jupiter mx merahnya. masih sama seperti dulu.
"aku mau minta maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku lakukan. mungkin ada kesalahan yang gak akan pernah bisa diperbaiki. tapi yaa, aku harap kamu mau memaafkan..."
"..........."
"aku tau banyak janjiku yang mungkin gak bisa ditepati. tapi aku ingat ada orang yang pernah bilang bahwa rencana Tuhan itu lebih indah. mungkin aku memang bukan yang terbaik. makanya Tuhan kasih jalan seperti ini. perpisahan mungkin lebih baik..."
"kenapa baru sekarang ? kenapa gak dari dulu ? kenapa baru setelah aku hancur?......"
"yaa, mungkin aku dulu terlalu sombong, egois dan gengsi untuk meminta maaf. aku gak mikir kalo efeknya bakal sampe separah itu. tapi setelah aku merasakan semua kesulitan dalam hidupku, mungkin karena dosaku di masa lalu. jadi aku mau minta maaf. dan kamu orang pertama yang aku datangi. karena aku tau aku banya salah sama kamu..."
"percuma juga minta maaf. aku sudah hancur. apa yang bisa kamu perbaiki dengan maaf kamu? gak ada!"
"setidaknya memaafkan dapat meringankan beban..."
"gak bisa. aku benci kamu ! kamu ngancurin aku! kamu yang ngerusak aku !"
"terus aku harus gimana ?"
"beri aku obat untuk hatiku yang mulai membusuk. beri aku obat yang bisa membimbingku jadi lebih baik."
"aku juga belum nemuin itu, kenapa kamu minta ke aku ?"
"kamu minta dimaafkan, toh ? itu syarat untuk maafku."
"pasti nanti akan ada seseorang yang jadi pendamping terbaik buatmu..."
"kapan ?! nanti waktu aku umur 35 tahun ?! tunggu duda tua ?!"
"jodoh gak ada yang tau..."
"makanya, kirimkan aku orang yang bisa membuatku jadi lebih baik. yang bisa buat aku keluar dari duniaku yang sesat. baru aku bisa maafin kamu."
"maaf, aku gak bisa..."
"terus kamu mau nebus maafku dengan apa ? terlalu sakit luka yang kamu kasih!"
"aku juga gak tau..."
detik kembali berdetak. aku kembali menangis sesenggukan hingga aku lelah. sama seperti dulu. setidaknya air mataku bisa kembali mengalir. lelah rasanya, tapi melegakan. entahlah, aku merasa kembali menjadi aku yang dulu. aku yang telah lama kutinggalkan.
"oke. aku cuma minta kejujuran kamu."
dan cerita mengalir begitu saja. aku mengenalmu sudah lama. dan kamu memang seperti itu. lebih suka menyimpan luka daripada menunjukkannya. dan lagi, bercandamu itu tidak lucu. candamu itu membunuhku. sama seperti lagunya cakra khan, "ku menangis kau tersenyum. ku berduka kau bahagia."
"aku mau tanya satu hal," kataku pada akhirnya. "apakah aku sudah berubah ?"
"nggak. kamu tetap sama. padahal aku berharap kamu bisa berubah."
"kamu tau, aku lelah berpura pura kuat. tapi aku lega, setidaknya kehadiranmu kali ini mebuatku merasakan lagi aku yang dulu. walaupun menurutmu itu kurang baik."
"............."
"pulanglah. aku memaafkanmu. Insya Allah..."
taukah kamu, aku sudah berusaha memaafkanmu sedari dulu, tapi tidak berarti aku melupakanmu. luka itu terbuka lagi. semakin melebar. tapi aku tau, tak perlu syarat untuk memaafkan. aku tau aku salah jalan. terima kasih telah diingatkan. dan semoga kamu bahagia tanpa harus terus membohongi hatimu.
nb : aku senang kamu bisa jadi lebih baik. sayangnya itu terjadi saat kamu sudah tak bersamaku.
"aku mau minta maaf untuk semua kesalahan yang pernah aku lakukan. mungkin ada kesalahan yang gak akan pernah bisa diperbaiki. tapi yaa, aku harap kamu mau memaafkan..."
"..........."
"aku tau banyak janjiku yang mungkin gak bisa ditepati. tapi aku ingat ada orang yang pernah bilang bahwa rencana Tuhan itu lebih indah. mungkin aku memang bukan yang terbaik. makanya Tuhan kasih jalan seperti ini. perpisahan mungkin lebih baik..."
"kenapa baru sekarang ? kenapa gak dari dulu ? kenapa baru setelah aku hancur?......"
"yaa, mungkin aku dulu terlalu sombong, egois dan gengsi untuk meminta maaf. aku gak mikir kalo efeknya bakal sampe separah itu. tapi setelah aku merasakan semua kesulitan dalam hidupku, mungkin karena dosaku di masa lalu. jadi aku mau minta maaf. dan kamu orang pertama yang aku datangi. karena aku tau aku banya salah sama kamu..."
"percuma juga minta maaf. aku sudah hancur. apa yang bisa kamu perbaiki dengan maaf kamu? gak ada!"
"setidaknya memaafkan dapat meringankan beban..."
"gak bisa. aku benci kamu ! kamu ngancurin aku! kamu yang ngerusak aku !"
"terus aku harus gimana ?"
"beri aku obat untuk hatiku yang mulai membusuk. beri aku obat yang bisa membimbingku jadi lebih baik."
"aku juga belum nemuin itu, kenapa kamu minta ke aku ?"
"kamu minta dimaafkan, toh ? itu syarat untuk maafku."
"pasti nanti akan ada seseorang yang jadi pendamping terbaik buatmu..."
"kapan ?! nanti waktu aku umur 35 tahun ?! tunggu duda tua ?!"
"jodoh gak ada yang tau..."
"makanya, kirimkan aku orang yang bisa membuatku jadi lebih baik. yang bisa buat aku keluar dari duniaku yang sesat. baru aku bisa maafin kamu."
"maaf, aku gak bisa..."
"terus kamu mau nebus maafku dengan apa ? terlalu sakit luka yang kamu kasih!"
"aku juga gak tau..."
detik kembali berdetak. aku kembali menangis sesenggukan hingga aku lelah. sama seperti dulu. setidaknya air mataku bisa kembali mengalir. lelah rasanya, tapi melegakan. entahlah, aku merasa kembali menjadi aku yang dulu. aku yang telah lama kutinggalkan.
"oke. aku cuma minta kejujuran kamu."
dan cerita mengalir begitu saja. aku mengenalmu sudah lama. dan kamu memang seperti itu. lebih suka menyimpan luka daripada menunjukkannya. dan lagi, bercandamu itu tidak lucu. candamu itu membunuhku. sama seperti lagunya cakra khan, "ku menangis kau tersenyum. ku berduka kau bahagia."
"aku mau tanya satu hal," kataku pada akhirnya. "apakah aku sudah berubah ?"
"nggak. kamu tetap sama. padahal aku berharap kamu bisa berubah."
"kamu tau, aku lelah berpura pura kuat. tapi aku lega, setidaknya kehadiranmu kali ini mebuatku merasakan lagi aku yang dulu. walaupun menurutmu itu kurang baik."
"............."
"pulanglah. aku memaafkanmu. Insya Allah..."
taukah kamu, aku sudah berusaha memaafkanmu sedari dulu, tapi tidak berarti aku melupakanmu. luka itu terbuka lagi. semakin melebar. tapi aku tau, tak perlu syarat untuk memaafkan. aku tau aku salah jalan. terima kasih telah diingatkan. dan semoga kamu bahagia tanpa harus terus membohongi hatimu.
nb : aku senang kamu bisa jadi lebih baik. sayangnya itu terjadi saat kamu sudah tak bersamaku.
Langganan:
Entri (Atom)